Saya mendapatkan cerita dari link dari sebuah koran ternama Republika yang isinya hubungan antara AprilMop dengan kekalahan umat Islam. Di situ April Mop adalah Perayaan Pembantaian Ummat Islam. Mengapa koran ternama Republika tidak bisa melakukan sedikit pengecekan dari belantara maya ini? Benar-benar tidak relevan tulisan tersebut. Menghubungkan April Mop dengan agama Islam adalah absur. Isu yang diangkat kurang ilmiah. Menjadikan orang Islam tidak percaya diri akan kekalahan yang tidak berarti dalam sejarah tentang April Mop.
Sementara itu ada versi lain lagi yang merunut sejarah. Dikatakan bahwa dahulu kala (1582) akhir tahun kalender Gregorian terjadi pada 31 maret (atau 25 Maret). Kemudian diubah menjadi 1 Januari, tetapi karena penyebarannya menggunakan jalan kaki atau paling-paling dengan kuda tentunya yang nun jauh di sana belum tahu, apakah tahun ini sudah masuk tahun baru apa belum. Dari situlah muncul tradisi April Mop.
Jadi umat Islam itu sebaiknya jangan percaya adanya kekalahan atau berita bernada permusuhan seperti tulisan di Republika itu. Dan saya juga tidak mengerti kenapa Ir H Asmara Dharma sampai menganggap seperti di bawah ini.
“Ummat Islam banyak yang “latah” dan merayakan April Mop tanpa mengetahui dasar dan asal muasal peristiwa tersebut,” kata Cendikiawan Muslim, Ir.H.Asmara Dharma dalam tulisannya yang diterima ANTARA di Medan, Minggu.
Sekali lagi jangan terlalu percaya dengan segala cerita minus yang berhubungan dengan Islam. Sebab ternyata Republika sendiri menurunkan tulisan itu sebagai aksi April Mop-nya. Nah, jadilah cerita ini “cupu” alias culun punya kata anak ABG sekarang.
Refrensi :
* April Fool Day : http://wilstar.com/holidays/aprilfool.htm
* April Mop Adalah Perayaan Pembantaian Ummat Islam http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=328481&kat_id=23
* Muslims fooled by April Fool’s Day Internet Urban Legend http://www.themodernreligion.com/misc/hoax/april-fool.html
http://tempe.wordpress.com/
Kredit gambar http://www.blogger.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar